Daerah berbeda, media lain pula. Tergantung suhu dan kelembapan. Membuat alokasia bikin penasaran.
AKHIR-AKHIR INI, FAMILI ARACEAE SEDANG NAIK DAUN. MULAI DARI AGLAONEMA, anthurium, keladi hias hingga philodendron. Berganti-ganti mereka mendominasi percaturan tanaman hias Indonesia.
Mengapa famili Araceae menjadi tren? Jika ditelisik lebih jauh, Indonesia memang gudangnya Araceae. Ba-nyak spesies unik bahkan beberapa ada yang endemik. Salah satu famili Araceae adalah alokasia. Walaupun belum menjadi tren, namun beberapa kolektor telah mengoleksinya.
Adalah Waiter Agustin, salah seorang kolektor aneka jenis alokasia di Junrejo, Batu, Malang, Jawa Timur. Saya tertarik dengan bentuk dan warna daunnya yang macam-macam. Juga kalau diperhatikan, corak tangkai daun bermacam-macam, terangnya. Bentuk dasar daun mirip famili Araceae lain, yaitu berbentuk hati. Modifikasi selanjutnya, ada yang membulat seperti telinga, dan meruncing menyerupai anak panah.
AKHIR-AKHIR INI, FAMILI ARACEAE SEDANG NAIK DAUN. MULAI DARI AGLAONEMA, anthurium, keladi hias hingga philodendron. Berganti-ganti mereka mendominasi percaturan tanaman hias Indonesia.
Mengapa famili Araceae menjadi tren? Jika ditelisik lebih jauh, Indonesia memang gudangnya Araceae. Ba-nyak spesies unik bahkan beberapa ada yang endemik. Salah satu famili Araceae adalah alokasia. Walaupun belum menjadi tren, namun beberapa kolektor telah mengoleksinya.
Adalah Waiter Agustin, salah seorang kolektor aneka jenis alokasia di Junrejo, Batu, Malang, Jawa Timur. Saya tertarik dengan bentuk dan warna daunnya yang macam-macam. Juga kalau diperhatikan, corak tangkai daun bermacam-macam, terangnya. Bentuk dasar daun mirip famili Araceae lain, yaitu berbentuk hati. Modifikasi selanjutnya, ada yang membulat seperti telinga, dan meruncing menyerupai anak panah.