Senin, 06 September 2010

Media Tanam Aglaonema


Kalau cerita media untuk aglao, banyak ragam komposisi yang baik yg cocok buat tiap penggemar pada lokasi tertentu dan jenis aglao tertentu. Namun prinsip umum media aglaonema perlu media yang porous (tidak padat) masih dapat menahan kelembaban.
Bahan media yg biasa digunakan adalah :
- cacahan akar pakis tua (untuk melonggarkan campuran)
- cocopeat, cocohusk chunk, coir (untuk menahan kelembaban)
- sekam bakar, sekam mentah (filler)
- kompos / humus, pupuk kandang, pupuk slowrelease (tambahan)
Komposisi media aglaonema bisa disesuaikan dengan :
- cuaca setempat
Jika cuaca setempat sering hujan.. gunakan media yg lebih longgar/tambah akar pakis dan kurangi/hilangkan kandungan cocopeat, sebaliknya jika jarang hujan.. tambah kandungan cocopeat untuk lebih dapat menahan kelembaban/air.
- jenis aglaonema
Jika menanam aglaonema turunan cochincinensis yang biasanya berakar tebal dan besar2, gunakan media yang lebih longgar dan kurang kandungan cocopeat. Jika menanam aglao yg sifat perakaranya masih dominan aglaonema species hutan hujan tropis (seperti rotundum, commutatum) yang ber akar kecil dan alot, bisa menggunakan media yang kurang longgar dan lebih lembab -> kurangi akar pakis tambah cocopeat. (Nb, cochincinensis hidup pada habitat semi arid sampai arid yang kering, akar yang besar2 adalah sebagai penyimpan cadangan air baginya. media yang terlalu lembab bisa berakibat fatal buatnya)
- waktu luang dan tingkah polah yang merawat
Jika anda punya waktu luang banyak, hobi sekali main air dan siram2 dan air tersedia melimpah, gunakanlah media yg lebih longgar.. —> tambah bahan cacahan akar pakis.. kurangi atau hilangkan bahan cocopeat yg menahan air.
- ketersediaan bahan
Gunakan media yg tersedia lokal di lokasi anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar